Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Artikel islam

Memahami Kembali Makna Idul Fitri

======================================================================== Oleh : Muhammad Makmun, M.HI (Dosen Fakultas Agama Islam Unipdu Jombang) Ketika mendengar kata Idul Fitri, tentu dalam benak setiap orang yang ada adalah kebahagiaan dan kemenangan. Dimana pada hari itu, semua manusia merasa gembira dan senang karena telah melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh. Dalam Idul Fitri juga ditandai dengan adanya ”mudik (pulang kampung)” yang notabene hanya ada di Indonesia. Selain itu, hari raya Idul Fitri juga kerap ditandai dengan hampir 90% mereka memakai sesuatu yang baru, mulai dari pakaian baru, sepatu baru, sepeda baru, mobil baru, atau bahkan istri baru (bagi yang baru menikah). Maklum saja karena perputaran uang terbesar ada pada saat Lebaran. Kalau sudah demikian, bagaimana sebenarnya makna dari Idul Fitri itu sendiri. Apakah Idul Fitri cukup ditandai dengan sesuatu yang baru, atau dengan mudik untuk bersilaturrahim kepada sanak saudara dan kerabat?. Idul Fitri (...

Bagaimana Kita Merayakan Nuzulul Quran?

Saudaraku! Setiap tahun, dan tepatnya di bulan suci Ramadhan ini, banyak dari umat Islam di sekitar anda merayakan dan memperingati suatu kejadian bersejarah yang telah merubah arah sejarah umat manusia. Dan mungkin juga anda termasuk yang turut serta merayakan dan memperingati kejadian itu. Tahukah anda sejarah apakah yang saya maksudkan? Kejadian sejarah itu adalah Nuzul Qur’an; diturunkannya Al Qur’an secara utuh dari Lauhul Mahfuzh di langit ketujuh, ke Baitul Izzah di langit dunia. شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ. البقرة 185 “Bulan Ramadhan, bulan yang di padanya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (Qs. Al Baqarah: 185) Peringatan terhadap turunnya Al Qur’an diwujudkan oleh masyarakat dalam berbagai acara, ada yang dengan mengadakan pengajian umum. Dari mereka ada yang mera...

MAIRIL BAB 1

Ibarat lokalisasi, pesantren sering dijadikan tempat untuk menyalurkan hasrat libido santri pada santri lain. Bedanya, kalau di lokalisasi berlaku hukum pasar, yaitu terjadi transaksi antara penjual dan pembeli. Di pesantren kegiatan itu dilakukan secara sembunyi- sembunyi dan umumnya dilakukan di tengah malam ketika “korban” sedang tertidur lelap. Igama – Selama ini dunia pesantren dikenal sangat lekat dengan nuansa agama. Setiap pagi, siang, sore hingga malam hari kegiatan-kegiatan yang diajarkan di pesantren selalu berkaitan dengan (pendalaman) agama. Ngaji, tadarus, shalat berjamaah adalah beberapa kegiatan rutin di dalamnya. Namun, siapa yang mengira di balik kentalnya nuansa agama yang ada di pesantren ternyata menyimpan cerita-cerita miris yang sangat bertentangan dengan (doktrin) agama? Buku dengan judul Mairil, Sepenggal Kisah Biru di Pesantren yang ditulis oleh Syarifuddin ini mengungkap secara transparan perilaku-perilaku menyimpang di dunia pesantren, terutama yang berkait...

MAIRIL BAB 2

Para santri, lulusan p esantren serta orang-orang Islam di Indonesia, pasti banyak yang tahu tentang sodomi dan lesbi yang umum terjadi di pesantren, bisa tahu dari pengalaman pribadi, melihat sendiri, atau mendapat informasi dari orang lain.  Memang sodomi, lesbi, atau kekerasan seksual tidak pernah diajarkan di pesantren, bahkan Islam konon mengharamkan homoseksualitas, namun karena Al-Quran adalah kitab yang sangat multitafsir, beberapa ayatnya ada yang terkesan setuju dengan perilaku homoseksual, misalnya yang menguraikan tentang pelayan lelaki muda belia yang muda selamanya, yang melayani para mukmin di surga. Istilah yang biasa digunakan kalangan pesantren untuk menyebut perilaku sodomi ialah mairil. Di media massa sering kita temukan berita sodomi, perkosaan, serta pelecehan seksual yang terjadi di pesantren-pesantren khusus putra maupun khusus putri, namun, perilaku sodomi, lesbi, atau kekerasan seksual di pesantren ibarat puncak sebuah gunung es, hanya sedikit puncaknya ya...

Mensyukuri Nikmat Islam Yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala Karuniakan Kepada Kita

Allah Azza wa Jalla berfirman: ﻦَﻤَﻓ ِﺩِﺮُﻳ ُﻪَّﻠﻟﺍ ﻥَﺃ ْﺡَﺮْﺸَﻳ ُﻪَﻳِﺪْﻬَﻳ ُﻩَﺭْﺪَﺻ ۖ ِﻡﺎَﻠْﺳِﺈْﻠِﻟ ﻦَﻣَﻭ ْﺩِﺮُﻳ ﻥَﺃ ُﻪَّﻠِﻀُﻳ ْﻞَﻌْﺠَﻳ ُﻩَﺭْﺪَﺻ ﺎًﻘِّﻴَﺿ ﺎًﺟَﺮَﺣ ﺎَﻤَّﻧَﺄَﻛ ُﺪَّﻌَّﺼَﻳ ﻲِﻓ ِﺀﺎَﻤَّﺴﻟﺍ ۚ ُﻞَﻌْﺠَﻳ َﻚِﻟَٰﺬَﻛ ُﻪَّﻠﻟﺍ َﺲْﺟِّﺮﻟﺍ ﻰَﻠَﻋ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ ﺎَﻟ َﻥﻮُﻨِﻣْﺆُﻳ  Barangsiapa dikehendaki Allah akan mendapat hidayah (petunjuk), Dia akan membukakan dadanya untuk (menerima) Islam. Dan barangsiapa dikehendaki-Nya menjadi sesat, Dia jadikan dadanya sempit dan sesak, seakan-akan dia (sedang) mendaki ke langit. Demikianlah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.â€� [Al-An’aam: 125] Allah Azza wa Jalla juga berfirman: َﺡَﺮَﺷ ﻦَﻣ ُﻪَّﻠﻟﺍ ُﻩَﺭْﺪَﺻ ِﻡﺎَﻠْﺳِﺈْﻠِﻟ َﻮُﻬَﻓ ٰﻰَﻠَﻋ ٍﺭﻮُﻧ ﻦِّﻣ ۚ ِﻪِّﺑَّﺭ ِﺔَﻴِﺳﺎَﻘْﻠِّﻟ ٌﻞْﻳَﻮَﻓ ﻢُﻬُﺑﻮُﻠُﻗ ﻦِّﻣ ِﺮْﻛِﺫ ِﻪَّﻠﻟﺍ ۚ َﻚِﺌَٰﻟﻭُﺃ ﻲِﻓ ٍﻝﺎَﻠَﺿ ٍﻦﻴِﺒُّﻣ “Maka apakah orang- orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk (menerima) agama Islam lalu dia mendapat cahaya dari Rabb- nya (sama dengan orang yang hatinya membatu)? Maka ce...

Keutamaan majelis ilmu

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi aw barkaatuhu. Sahabatku inilah keutamaan Majlis Ilmu, apalagi setelah sholat shubuh di mesjid berjamaah sampai matahari terbit. 1. Meraih pahala haji umrah sempurna, “Brg siapa menegakkan shalat shubuh berjamaah di mesjid, lalu dia duduk berdzikir (tadurrusan) sampai matahari terbit, lalu menegakkan shalat dua rakaat, maka ia akan meraih pahala haji & umrah. Ras ulullah melanjutkan, “Sempurna, sempurna, sempurna” (HR At-Tirmidzi), 2. Seakan duduk di Taman Syurga ALLAH, “jika kalian melewati taman Syurga maka singgahlah dg senang hati”. Para sahabat bertanya, “Apakah taman Syurga itu? ”Beliau menjawab, “Halaqoh2 dzikir ( atau halaqoh Ilmu)” (HR At-Tirmidzi), 3. Masuk menjadi generasi termulia yaitu generasi Rabbani, "Jadilah kalian generasi Rabbani, yg selalu mengajarkan Alqur'an (& as Sunnah) dan terus mempelajarinya (QS 3 : 79), 4. Termasuk mujahid di jalan ALLAH, “Siapa yg keluar rumah u menuntut ilmu syar’i , maka ia...

Sejarah berdirinya situs GSS

Assalamu'alaikum... alhamdulallah setelah 3 hari ahirnya saya bisa membuat rumah/tampilan situs menjadi lebih baik dan lebih segar... sahabat gss kali ini saya akan bercerita tentang berdirinya situs GSS. 2010 pertengahan tahun saya merasa di tuntut oleh banyak sahabat di fb lantaran fb saya memang banyak yang suka inbox... tak lain adalah mereka minta mp3 sholawat yang saya koleksi. ada beberapa koleksi yang saya miliki di antaranya Al muqtashidah. azzahida. Dll  setiap kali ada yang minta mp3 saya harus masuk ke 4sheard. mediafire. indiwebster Dll. terasa ribet... karna saya harus bolak balik ke file hosting ahirnya terfikir bagaimana caranya agar tidak mondar mandir di file hos tersebut... ahirnya saya bertemu dengan seorang teman di fb namanya mas petruk tu didik.. saya kenal baik dengan orang ini dia dari kediri jawa timur dan saya bertanya banyak... Apa itu blogger dan bagaimana cara menggunakanya  dia memberi jawabaan namun tidak memuaskan karna memang dia tidak suka di...

Meraih Kemuliaan Dengan Memaafkan

Sudah menjadi konsekuensi dalam kehidupan bermasyarakat adalah timbulnya berbedaan dan kesalahan. entah kita yang berbuat salah kepada orang lain atau orang lain yang berbuat salah kepada kita. Sudah semestinya orang yang berbuat salah untuk segera meminta maaf kepada orang yang menjadi korbannya. akan tetapi tidak harus si korban memaafkan setiap kesalahan itu. karena memaafkan adalah hak setiap individu. Akan tetapi Islam selalu menganjurkan setiap ummatnya untuk bersifat pemaaf. karena memaafkan adalah sikap terpuji. memaafkan adalah tindakan baik dan termasuk amal sholeh. bahkan Allah memberi nilai plus untuk bagi hambaNya yang memaafkan kesalahan orang lain. Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda : وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلَّا عِزًّا Artinya : "Dan tidaklah Allah menambahkan bagi seorang hamba yang memaafkan kecuali kemuliaan." (HR Muslim) Kemuliaan yang dimaksud adalah kemuliaan diakherat dan pahala yang besar. akan tetapi Allah juga...

Tatacara Qunut Nazilah

GEMA SHOLAWAT SANTRI Pertanyaan : Apakah yang disebut dengan qunut nazilah? Bagaimana tata caranya? Jawaban : Tatacara Qunut Nazilah Oleh Hafidz Abdurrahman Definisi Qunut Nazilah Lafadz Qunut biasanya digunakan untuk beberapa makna. Yang dimaksud dengan qunut di sini adalah doa di dalam shalat, pada tempat tertentu ketika berdiri ( i’tidal ). Ibn al-Qayyim berpendapat, “Qunut digunakan untuk menunjukkan makna berdiri, diam, kontinuitas ibadah, doa, membaca tasbih dan khusyu’.” (Ibn al-Qayyim, Zad al-Ma’ad, I/276). Al-Hafidz ibn Hajar dalam kitabnya, Fath al-Bari , menukil penjelasan gurunya, Zainuddin al-’Iraqi menyatakan, bahwa qunut mempunyai banyak makna, lebih dari sepuluh makna, yaitu doa, khusyu’, ibadah, berdiam lama ketika menjalankannya, shalat, puasa, lama berpuasa dan kontinuitas taat.. ( Ibn Hajar, Fath al-Bari, ). Qunut Nazilah adalah doa pada saat ada peristiwa yang menimpa kaum Muslim, dengan tujuan untuk menyingkirkan atau melenyapkan penganiayaan musuh, menying...

KEBERSIHAN SEBAGIAN DARI IMAN” BUKAN HADITS NABI SAW

Tanya : Apakah benar istilah ”Kebersihan Sebagian Dari Iman” merupakan hadits atau hanya semboyan saja ? Mohon penjelasan penjelasan bapak. (Hamba Allah, Jakarta) Jawab : Ungkapan ”Kebersihan Sebagian Dari Iman” (Arab : an-nazhaafatu minal iimaan ) sebenarnya bukanlah hadits Nabi SAW, namun hanya sekedar peribahasa atau kata mutiara yang baik atau Islami. Ringkasnya, jika ditinjau apakah ungkapan itu hadits Nabi SAW atau bukan, jawabnya bukan hadits Nabi SAW. Sebab tidak terdapat hadits berbunyi demikian dalam berbagai kitab hadits yang ada, sejauh pengetahuan kami. Namun kalau ditinjau apakah ungkapan itu Islami atau tidak, jawabnya Islami. Sebab ungkapan itu didukung oleh sebuah hadits hasan seperti yang akan kami sebutkan. Memang, ada hadits sahih dari Nabi SAW yang mirip dengan kalimat ”Kebersihan Sebagian Dari Iman”. Hadits itu adalah sabda Nabi SAW yang berbunyi,”Ath-thahuuru syatrul iimaan…” (HR. Ahmad, Muslim, dan Tirmidzi) (Lihat Imam As-Suyuthi, Al-Jami’ Ash-Shag...

Posisi Makmum yang Hanya Satu Orang

Bagaimana sebenarnya contoh yang diberikan oleh Rasulullah dalam sholat berjama’ah yang makmumnya hanya satu orang? Sebaiknya kita mempelajari hadits-hadits berikut ini sebelum mengambil kesimpulan. Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata: “ Aku pernah sholat bersama Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pada suatu malam. Lalu aku berdiri di sebelah kiri beliau, kemudian Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam memegang kepalaku dari belakangku, lalu ia tempatkan aku disebelah kanannya.” (Hadits shahih Riwayat Bukhari 1/177). Dari Jabir bin ‘Abdullah , ia berkata: “ Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah berdiri sholat, kemudian aku datang lalu aku berdiri di sebelah kirinya, maka beliau memegang tanganku , lantas ia memutarkan aku sehingga ia menempatkan aku di sebelah kanannya. Kemudian datang Jabbar bin Shakhr yang langsung ia berdiri di sebelah kiri Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam . Lalu beliau memegang tangan kami sehingga beliau menempatkan kami di belakangnya.” (...

Kewajiban Sholat Ber-Jamaah di Masjid

Banyak dari kalangan umat Islam saat ini yang meremehkan shalat berjamaah. Sebagian diantara mereka tidak mengetahui hukum-hukum Sholat Berjama’ah karena memang kurangnya sumber Ilmu yang terpercaya dan sebagian lagi karena tidak pernah peduli dengan ajaran Islam itu sendiri. Pada kesempatan kali ini, marilah kita yang belum mengetahui perkara ini dengan sebab apapun untuk menundukkan hati kita, untuk mempelajari Syariat Islam dengan baik dan benar serta diamalkan sekuat daya upaya yang kita miliki. Tulisan ini berusaha menjelaskan mengenai hukum-hukum tentang wajibnya shalat berjama’ah, karena sekali lagi kita ingatkan diri kita bahwa sebenarnya masalah ini adalah masalah yang teramat penting sebagaimana masalah-masalah lainnya yang terdapat dalam web site ini. Wallahu A’lam Alloh  Subhanalloh u wa Ta’ala  banyak menyebut kata “shalat” dalam Al Qur’anul Karim. Ini menandakan begitu penting perkara ini. Alloh Subhanalloh ...

TATA CARA SHOLAT 5 WAKTU

TATA CARA SHOLAT 5 WAKTU   Tata Cara Sholat Wajib - Shalat wajib 5 waktu adalah wajib hukumnya bagi setiap umat islam , kecuali untuk orang – orang tertentu, seperti wantia yang sedang berhalangan dan lain2, sesuai ketentuan dan sara. Shalat dalam islam merupakan rukun islam yang kedua setelah syahadat. Dimana shalat di ibaratkan sebagai tiang agama, berarti menandakan bahwa shalat sangatlah penting dan utama dalam islam. Untuk itu Shalat harus sejak dini diajarkan dan di praktekan ke anak – anak, karena jika sudah dibiasakan shalat sejak masih kecil maka ia akan membawa kebiasaan itu hingga ia dewasa nanti. Berikut adalah tata cara shalat wajib 5 waktu : Cara Mengerjakan / Mendirikan Sholat  1. Pertama kali, berdirilah dengan posisi tegak sambil mengadap Kiblat. Berniatlah untuk melaksanakan shalat , sesuai dengan shalat yang akan anda kerjakan (shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya` atau Shubuh). Kemudian Bacalah takbiratul ihram (Allāhu Akbar) dan bersamaan denga...